Menurut laporan media setempat Jonghyun diduga bunuh diri karena polisi menemukan batu bara terbakar di dekatnya. Hal ini diketahui dapat membuat seseorang mengalami keracunan gas karbon monoksida (CO).
Baca juga: Berikut Kronologi Kematian Jonghyun 'SHINee'
Kasus-kasus keracunan karbon monoksida memang biasanya terjadi di ruangan tertutup. Gas yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna dapat masuk ke dalam tubuh dan menghalangi fungsi darah untuk menghantarkan oksigen.
"Kalau CO itu masuk ke tubuh kita dalam jumalah besar, maka CO itu akan berikatan dengan hemoglobin (Hb). Ketika CO terhirup, oksigen nggak bisa terikat oleh Hb (hemoglobin), akibatnya dalam darah kekurangan oksigen, itu makanya kalau kita sering terkena polusi yang paling simpel itu sakit kepala, migrain," papar Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR, dari RS Persahabatan beberapa waktu lalu.
Dalam kadar sedikit dan waktu yang singkat, keracunan gas ini masih bisa ditoleransi tetapi paparan jangka panjang bisa memicu kematian.
Gejala awalnya seperti sakit kepala, pusing, bingung, lemah, mual dan muntah, serta nyeri dada. Bila dibiarkan tubuh yang kekurangan oksigen akan mulai mengalami kegagalan hingga akhirnya seseorang meninggal dunia.
Baca juga: Waspadai Keracunan Karbon Monoksida di Dalam Rumah(fds/up)
0 Response to "Ada Batu Bara Terbakar, Jonghyun Shinee Diduga Keracunan Karbon Monoksida"
Posting Komentar