"Pengakuan tersangka, motifnya iseng. Melihat ada perempuan dan niat muncul saat itu," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada detikcom, Selasa (16/1).
Baca juga: Kata Dokter Jiwa Soal Peremas Payudara di Depok yang Ditangkap Polisi
Muncul komentar yang menyebut pelecehan yang dilakukan Ilham mirip seperti gejala perilaku impulsif. Mengomentari hal ini, dr Andri, SpKJ dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera menegaskan bahwa diagnosis gangguan jiwa tidak bisa dilihat hanya dari satu gejala saja.
"Misalnya perilaku impulsif ya, harus dilihat dulu apa latar belakangnya melakukan hal itu. Kalau perilaku impulsif itu melakukan sesuatu atau kegiatan tidak didasari keinginan, tiba-tiba saja," ungkap dr Andri saat dihubungi detikHealth.
Dikutip dari WebMD, perilaku impulsif termasuk dalam gangguan kepribadian ambang (borderline personality disorder). Ciri utama gangguan ini adalah mood yang berubah drastis yang berujung pada tindakan impulsif.
Pada pengidap gangguan kepribadian ambang, tindakan impulsif yang dilakukan biasanya menjurus ke arah negatif dan perilaku berisiko. Contohnya adalah penggunaan obat-obatan, binge eating, ngebut-ngebutan hingga belanja berlebihan.
Di sisi lain, apa yang dilakukan Ilham nampak terencana dan memiliki dasar keinginan. Tindakan peremasan payudara tersebut dilakukan di gang sempit saat kondisi sepi.
"Kalau ada keinginan, berarti bukan perilaku impulsif. Kalau berdasarkan polisi kan itu iseng, nah iseng tandanya ada keinginan, begitu dia melihat (wanita) muncul keinginan itu (meremas payudara)," tambahnya lagi.
Baca juga: Wanita Boleh 'Bersenjata' Pepper Spray untuk Lindungi Diri(mrs/up)
0 Response to "Ilham Iseng Remas Payudara Wanita di Depok, Tanda Perilaku Impulsif?"
Posting Komentar