Tak Cuma Manusia, Hewan Ternak Juga Bisa Terserang Demam Keong

Jakarta, Demam keong atau yang disebut Schistosomiasis masih menjadi penyakit yang ada di Indonesia, tepatnya hanya ditemukan di Provinsi Sulawesi Tengah. Ironisnya, penyakit ini sudah ada sejak 35 tahun yang lalu.

Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek mengungkapkan bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah memberikan peneguran kepada Indonesia karena belum bisa memusnahkan endemik Schistosomiasis ini.

Menkes Nila mengatakan bahwa fokus pemberantasan demam keong ini dulunya hanya pada manusia. Ternyata larva infektif cacing serkaria yang dibawa oleh keong kecil berukuran sekitar empat milimeter ini juga menyerang hewan.

"Memang kita dulu tuh fokus kepada manusianya saja. Jadi manusianya dulu pernah sampai diberikan sepatu boots, biar nggak injek keongnya tesebut, terus pernah dibakar. Tapi tetap saja dia ternyata masuknya ke binatang perantara ini, nah itu menularkan lagi," ujar Menkes Nila usai acara peluncuran Roadmap Eradikasi Schistosomiasis di Gedung Saleh Afif, Kementerian PPN/Bappenas, Rabu (17/1/2017).

Baca juga: Demam Keong, Penyakit Apa Sih Itu? Yuk Kenali Lebih Dekat

Menkes Nila memaparkan saat acara bahwa angka kejadian demam keong pada manusia jauh lebih rendah dibanding pada hewan, berkisar 0,65-0,97 persen. Sedangkan infeksi pada keong perantara berkisar 1,22-10,53 persen dan pada hewan ternak rata-rata 5,56-40 persen.

Besarnya angka kejadian tersebut dikarenakan beberapa hal, seperti masih adanya lahan pertanian yang tidak dirawat dan dilengkapi dengan saluran drainase dan irigasi. Serta buruknya kualitas air minum dan sanitasi yang kurang baik.

"Tempat lahan air tergenang keongnya paling senang di situ," imbuh Menkes Nila.

Tetapi Menkes Nila bersama dengan kementerian yang lain berupaya untuk melakukan eradikasi Schistosomiasis di tahun 2019 dengan berbagai bentuk cara, salah satunya pengobatan masal pada manusia dan hewan, serta pemberantasan keong perantara.

Baca juga: Udang Diandalkan Jadi Lawan Parasit Penyebab Demam Keong

(wdw/up)

Related Posts :

0 Response to "Tak Cuma Manusia, Hewan Ternak Juga Bisa Terserang Demam Keong"

Posting Komentar