Tripolyphosphate atau lengkapnya sodium tripolyphosphate sebetulnya adalah pengawet yang umum digunakan untuk membuat ikan terasa lebih kenyal, halus, dan berkilat. Badan Pengawas Obat dan Makanan menyebut sodium tripolyphosphate sebagai zat aditif yang boleh dikonsumsi tidak lebih dari 70 miligram/kilogram berat badan.
Baca juga: Terbongkar! Peredaran Ikan Patin Vietnam Berbahaya di Jakarta
Nah menurut studi yang dilakukan oleh National Institute for Occupational Safety and Health's (NIOSH), Amerika Serikat, paparan terhadap tripolyphosphate secara langsung diketahui dapat berisiko mengiritasi kulit, paru, dan mata. Tapi selain itu belum diketahui apakah tripolyphosphate berhubungan dengan kondisi lebih serius.
"Dari yang kita ambil sampel, ada bahan yang di luar ambang batas. Beberapa orang yang makan itu, ada orang yang badannya gatal-gatal," kata kepala BKIPM Rina seperti dikutip dari detikFinance, Senin (9/10/2017).
Mike Warren dari Tradex Foods mengatakan para produsen ikan menggunakan sodium tripolyphosphate berlebih biasanya untuk curang mengelabui konsumen. Tripolyphosphate bisa mengawetkan ikan karena bekerja menyerap air di dalam daging. Ketika dipakai berlebih, ikan pun bisa terlihat lebih besar dari yang semestinya.
"Kalau Anda memasak produk itu maka Anda dapat memerhatikan uap air keluar dari ikan. Terlihat cairan seperti susu di penggorengan yang bisa mengencerkan saus dan daging akan sangat rapuh karena tingginya kelembapan," ungkap Mike.
"Jadi Anda seperti membeli air, bukan ikan," pungkasnya.
Baca juga: Perhatikan, Ini Beda Patin Lokal dan Patin Vietnam yang Berbahaya(fds/up)
0 Response to "Ikan Patin Vietnam Tinggi Kandungan Tripolyphosphate, Zat Apa Itu?"
Posting Komentar