Lantas, sadis kah perilaku Kholil tersebut? Menurut dokter spesialis kejiwaan, Dr dr Irmansyah, SpKJ (K), perilaku sadistis adalah pola menetap atau perbuatan berulang yang jauh dari norma-norma sosial.
"Semua kasus-kasus ini punya latar belakang psikologis yang dalam. Pengalaman-pengalaman dalam yang bikin perasaan jadi tumpul terhadap norma-norma sosial, emosi orang lain. Jadi tidak sensitif," ujarnya kepada detikHealth, Jumat (14/12/2017).
Baca juga: Adakah Kelainan Jiwa pada Orang yang Memutilasi Orang Lain?
Pengalaman yang tidak baik di masa lalu bisa menjadi pemicu munculnya tindakan sadistis. Namun, dr Irmansyah menegaskan jika perilaku tersebut tidak timbul secara berulang, maka belum bisa dikatakan sebagai perilaku sadistis.
"Itu biasanya terjadi karena kelainan pada otak. Otak yang tidak bagus saraf-saraf ya akan menimbulkan feedback negatif. Karena rusak, otak tidak mampu mengontrol," jelasnya.
Akibatnya, perilaku-perilaku sosialnya hilang dan sirnanya belas kasih yang memicu perilaku sadistis, seperti memutilasi korbannya.
Baca juga: Kejinya Suami Mutilasi dan Buang Kepala Nindya ke Air Terjun
(wdw/up)
0 Response to "Mutilasi Sales Cantik, Termasuk Perilaku Sadistis? Ini Kata Dokter Jiwa"
Posting Komentar