O'Leary memiliki reaksi anafilaksis pada tomat, paprika, kedelai, dan kacang-kacangan. Setelah mengonsumsi makanan itu, ia melakukan olahraga di gym.
"Mata saya berair, saya kesulitan bernapas. Dalam lima menit ketika saya bercermin, mata saya mulai bengkak, wajah saya bengkak," ujarnya dikutip dari Huffington Post, Senin (25/9/2017).
Pada 30-50 persen orang mengalami reaksi seperti itu dikarenakan jenis makanan dan olahraga tertentu. Aktivitas berat memicu reaksi terhadap obat-obatan yang mengandung aspiri. Intensitas olahraga yang memicu reaksi ini pun bervariasi pada setiap orang.
Baca juga: Ingat! Olahraga Seharusnya Bikin Gula Darah Turun, Bukan Naik
"Hampir semua jenis olahraga, seperti berlari, menari, atau bersepeda, telah dilaporkan menyebabkan anafilaksi. Meskipun belum ada laporan tentang seseorang yang memiliki reaksi setelah berenang," kata ahli alergi dari Rumah Sakit Brigham and Women's, Maria Castells.
Masih belum jelas apa yang menyebabkan hubungan antara olahraga dan anafilaksis. Sejumlah teori menyatakan ada kaitannya tentang perubahan fisiologis tubuh dan peningkatan aliran darah yang bisa mendorong sel kekebalan menjadi sensitif. Atau mungkin protein tertentu yang berinteraksi sehingga menyebabkan alergi.
Castells mengungkapkan bahwa alergi ini mudah didiagnosis dan gejalanya dapat ditangani dengan cara yang sama pada alergi pada umumnya dengan menghindari makanan atau obat-obatan yang memicu alerginya.
"Banyak yang telah dilakukan untuk kemajuan di bidang klinis, sehingga gejala dari alergi ini bisa lebih dikenal luas," imbuhnya.
Baca juga: Kata Dokter Soal Olahraga dan Naiknya Kadar Gula Darah(wdw/up)
0 Response to "Makanan Tertentu bisa Bereaksi dengan Olahraga, Picu Alergi Parah"
Posting Komentar