Berbagai Alasan Masalah Gangguan Jiwa Masih Sulit Diterima Masyarakat

Jakarta, Sejak dahulu hingga sekarang penerimaan masyarakat Indonesia terhadap masalah kesehatan jiwa belum ada kemajuan signifikan. Stigma masih ada dan bahkan di beberapa daerah masih ditemukan keluarga yang merantai kerabatnya karena cap 'gila'.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dr Eka Viora, SpKJ, mengatakan bila dibandingkan dengan negara maju seperti Amerika Serikat misalnya masalah kesehatan jiwa diterima luas masyarakat. Minim diskriminasi dan orang tidak malu untuk berobat ke dokter jiwa.

"Saya dulu tahun 2013 pernah didadili di Jenewa oleh komisi internasional tentang hak asasi manusia (HAM). Mereka lihat ada yang dipasung segala macam dan saya ditanya 'dari Indonesia berita seperti ini sudah sering muncul. Apa yang salah dengan Anda? Kok bisa terjadi pelanggaran hak asasi seperti ini?" kenang dr Eka yang pada saat itu menjabat sebagai direktur kesehatan jiwa Kementerian Kesehatan RI.

"Waktu itu saya menjawab kenapa ini bisa terjadi karena kita punya empat pilar yang masih kurang," lanjut dr Eka ketika ditemui di acara Pekan Proyeksi Jiwa, Unika Atma Jaya, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Pertama karena masih ada stigma kuat dari masyarakat sendiri sehingga pengobatan dan pelanggaran HAM terjadi. Stigma diberikan tidak hanya pada pasien saja tetapi juga pada kerabat bahkan hingga ke petugas kesehatannya.

Baca juga: Bukan Masalah Kuat Lemahnya Karakter, Siapa Saja Bisa Kena Gangguan Jiwa

Kedua akses masyarakat terhadap layanan kesehatan jiwa minim. Tidak banyak tenaga kesehatan yang khusus menangani kejiwaan tersedia di daerah-daerah. Pada akhirnya karena fasilitas kesehatan tak dapat membantu maka pasien gangguan jiwa umumnya dibawa ke dukun atau pengobat tradisional sehingga makin memperburuk kondisi dan menguatkan stigma.

"Kualitas pelayanan kesehatan jiwa kita juga banyak yang kurang. Panti dan rumah sakit jiwa kita kualitasnya banyak yang melanggar HAM karena anggarannya tidak ada. Seperti panti di Cengkareng itu kapasitasnya hanya 100 atau 200 orang tapi diisi 600 sampai 700 ya pasti kaya sarden," papar dr Eka.

Pilar terakhir dan yang paling penting adalah edukasi kesehatan jiwa masih minim. Stigma dan mitos tentang kesehatan jiwa dapat dilacak sumbernya dari pemahaman masyarakat yang tidak mengerti apa itu gangguan jiwa dan bagaimana menghadapinya.

"Kita itu tidak punya program edukasi promotif kesehatan jiwa komprehensif yang bisa dilakukan multi disiplin. Begitu ada masalah yang mereka tidak punya pengetahuan ya itu tadi kembali ke mitos-mitos atau budaya yang mengatakan 'oh ini kutukan' atau hal-hal gaib seperti itu," pungkas dr Eka.

Baca juga: Kenali, Risiko Ibu Depresi Bisa Terlihat Sejak Kehamilan

(fds/vit)

Related Posts :

2 Responses to "Berbagai Alasan Masalah Gangguan Jiwa Masih Sulit Diterima Masyarakat"

  1. Salam pembuka!
    Nama saya Dewi Rumapea, saya dari kota SEMARANG, Indonesia. Saya ingin menggunakan media ini untuk menginformasikan semua dalam kelompok ini mencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. beberapa bulan yang lalu, aku finansial turun dan saya memutuskan untuk mencari pinjaman dari Man di Malaysia dan saya tertipu oleh orang di Malaysia. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal dan asli disebut Ibu Glory, pemberi pinjaman swasta yang meminjamkan jumlah pinjaman dari Rp500,000,000 tanpa stres pada tingkat bunga 2% yang merupakan terjangkau tingkat bunga untuk saya.

    setelah transfer kredit saya ke rekening bank saya, saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan telah mentransfer langsung ke rekening saya dengan Ibu Glory tanpa penundaan. Karena saya berjanji ibu bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan hubungi Ibu Glory melalui email:gloryloanfirm@gmail.com

    Saya menggunakan waktu ini untuk menginformasikan semua yang anda juga dapat menghubungi saya di email saya: dewiputeri9@gmail.com dan Nur Izzatul Azira Ismail, dari Malaysia yang memperkenalkan saya dan mengatakan kepada saya tentang Ibu Glory, Dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Glory, Anda dapat juga menghubungi dia melalui email:utariwirmayaty@gmail.com Sekarang, semua yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya yang saya kirim langsung ke rekening bulanan.

    Catatan: Tidak ada biaya pendaftaran, asuransi atau biaya pajak

    Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa karena menggunakan Ibu Glory untuk mengubah cerita keuangan saya dan sekarang saya adalah pemilik bisnis saya yang bangga, semoga Allah terus memberkati Ibu Glory dan terus menggunakannya untuk membantu kita semua dalam kesulitan keuangan.

    BalasHapus
  2. ?Halo, saya Nyonya Christy Morris, pemberi pinjaman pribadi memberikan kesempatan pinjaman seumur hidup. Apakah Anda memerlukan pinjaman untuk melunasi utang Anda dengan segera atau Anda membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan komersial Anda? Apakah Anda telah ditolak oleh bank dan lembaga keuangan lainnya? Kami memberikan pinjaman kepada individu yang membutuhkan bantuan finansial, yang memiliki utang macet atau butuh uang untuk membayar tagihan, kami memberikan pinjaman dengan bunga rendah 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda bahwa kami memberikan bantuan yang dapat dipercaya dan diuntungkan dan akan bersedia menawarkan Anda pinjaman. Jadi hubungi kami hari ini melalui e-mail di: (christymorrisloanfirm@gmail.com)

    BalasHapus