Apakah Penis yang Bengkok Perlu Diperbaiki?

Jakarta, Normalnya, kelamin pria akan tegak lurus ke depan saat sedang ereksi. Dan pada dasarnya penis akan cenderung membengkok secara alami seiring pertambahan usia. Namun karena kondisi tertentu, penis bisa bengkok. Apa sebabnya ya? Kira-kira perlukah diperbaiki?

Dikatakan ahli andrologi, dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd, pria yang mengalami penis bengkok bisa saja disebabkan karena bawaan lahir maupun didapat karena luka yang timbul sehingga membuat penis menjadi bengkok.

"Penis bengkok itu bisa didapat karena sejak awal atau didapat karena setelah dididapat. Yang sejak awal memang sejak awal memang bengkok karena mungkin ada jaringan yang luka sehingga bengkok," ucap dr Nugroho dalam video Bincang Sehat.

"Atau dia didapat belakangan, mungkin luka lalu timbul seperti itu jadi bengkok," sambungnya.

Baca juga: Hati-hati! Berbagai Faktor yang Bisa Bikin Penis Pria Jadi Bengkok

Menurut dr Nugroho, mengatasi penis yang bengkok tergantung dari tingkat permasalahannya. Jika kelengkungan penis tersebut sampai mengganggu kehidupan seksualitas maka perlu diperbaiki. Sebaliknya, jika tidak tidak mengganggu, maka tidak perlu diperbaiki.

"Penis bengkok yang perlu diperbaiki adalah penis yang memang sulit mempersulit untuk melakukan fungsinya. Misal, untuk penetrasi ke vagina. Kalau bengkoknya sangat berat mesti direposisi, tapi bengkoknya masih bisa berfungsi tidak perlu diperbaiki," pungkasnya.

Baca juga: Kenapa Penis Bisa Bengkok?

Penuturan lengkap dr Nugroho soal seputaran penis, bisa disimak di video berikut ini:

(hrn/up)

Related Posts :

0 Response to "Apakah Penis yang Bengkok Perlu Diperbaiki?"

Posting Komentar