Namanya hidup, tekanan pasti akan selalu ada, dan itu bisa mengundang hadirnya stres. Untuk itu, ketika stres datang, sebaiknya tidak dipendam. Bagi pasien kanker, memendam masalah dan stres sendiri justru bisa memperburuk kondisinya.
"Sebaiknya pasien kanker hindari stres, karena stres itu menyebabkan gangguan hormonal dan menimbulkan berbagai macam penyakit yang lebih berat. Itulah yang menyebabkan umurnya jadi lebih pendek," kata Prof Darto Satoto SpAn(K), di Jakarta Pain & Spain Center (JPSC), Jl Buncit raya No 9, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Baca Juga: Pentingnya Perawatan Paliatif Bagi Pasien Kanker Anak demi Kualitas Hidupnya
Pengobatan kanker yang panjang mungkin terasa melelahkan. Belum lagi efek samping yang dirasakan seperti mual dan jadi tidak enak makan, serta rambut yang rontok akibat kemoterapi. Namun pasien kanker harus memiliki keyakinan bahwa pengobatan itu akan membuatnya sembuh, sehingga tidak efek sampingnya tidak dipikirkan berlarut-larut.
"Misalnya kemoterapi yang pasti tidak enak menjalaninya. Coba sedikit lebih cuek untuk tidak terlalu serius jalani kehidupan yang bikin stres," saran Prof Darto.
Bagi yang punya kebiasaan buruk pemicu kanker menjadi lebih parah, seperti merokok dan minum minuman keras, juga dianjurkan untuk menghindari kebiasaan tersebut.
Prof Darto menambahkan pasien kanker agar menjaga pola makannya agar menjadi lebih sehat. Hindari makanan junk food dan lakukan olahraga secara rutin.
"Bagi pasien kanker segera benahi kualitas hidup yang salah. Dengan begitu pasien dapat bisa beraktivitas seperti biasa dan punya harapan hidup lebih baik," tutup Prof Darto.
Baca juga: Dengan Mematikan Rokok, Anda Sudah Berupaya Jauhi Kanker Paru
(vit/vit)
0 Response to "Pentingnya Hindari Stres Bagi Pasien Kanker"
Posting Komentar